Dot dan botolnya merupakan satu paket perlengkapan yang digunakan untuk memberikan susu formula pada bayi. Terlebih saat telah memasuki usia 6 bulan sebagai makanan pendamping ASI yang diberikan. Anda harus menjaga kebersihan dot dan juga botolnya agar bayi tidak terinfeksi kuman dan bakteri. Berikut ini tanda-tanda yang menunjukkan Anda harus menggantinya.

  1. Dot dan Botol Sudah Retak

Kondisi dot dan botol yang sudah retak harus segera diganti karena kuman bakteri bisa masuk melalui celah yang retak. Bahkan ketika dot sudah retak dapat melukai bibir bayi Anda yang masih sensitif dan lembut. Begitu juga untuk bagian botol yang retak bisa saja melukai tangan bayi Anda saat memegangnya.

  1. Karet Ujung Dot yang Memburuk

Bagian paling ujung dot yang menyerupai putting susu Anda jika sudah sobek harus segera diganti agar isi susu tidak tumpah. Kondisi dot yang sobek bisa membuat susu tumpah hingga masuk ke mata dan hidung bayi Anda. Dampaknya akan membuat bayi tersedak atau pun membuat mata bayi menjadi perih. Bagian dot yang sobek akan menyulitkan bayi menghisapnya.

Kondisi dot yang memburuk juga dapat Anda lihat dari menipisnya karet dot sebagai tanda dot yang mulai rapuh. Anda bisa menguji karet dot masih baik atau tidak dengan menariknya jika dot masih bagus maka akan kembali ke bentuk semula. Selain itu, kondisi dot yang memburuk juga terlihat dari dot yang menyusut atau melebar.

  1. Botol dan Dot yang Berubah Warna

Perubahan warna pada botol susu bayi Anda menandakan bahwa botol sudah tidak lagi baik untuk digunakan. Perubahan warna bisa disebabkan karena adanya kuman bakteri yang menempel dan dapat menyebabkan bayi Anda mengalami masalah pencernaan.

Begitu juga dengan warna dot yang berubah, Anda sebaiknya mengganti dot bayi minimal 3-4 bulan untuk menjaga agar tetap higienis. Mengingat perubahan warna pada dot juga disebabkan karena adanya kuman dan bakteri yang menempel.

  1. Adanya Goresan

Tidak hanya 3 hal di atas, adanya goresan pada dot dan botol bayi juga merupakan tanda Anda sudah harus menggantinya. Mengingat di dalam ASI terdapat kandungan lemak dan protein yang tinggi sehingga sangat disukai oleh bakteri.

Bakteri akan menempel ketika lemak masuk ke dalam goresan yang ada pada botol dan dot kemudian saat dicuci tidak sampai bersih. Kondisi yang tidak bersih ini akan membuat tumpukan lemak yang menempel mengundang datangnya bakteri.

Agar kondisi dot dan botol susu bayi Anda dapat awet dan tahan lama dengan melakukan sterilisasi secara rutin menggunakan alat berkualitas. Anda bisa mendapatkan alat sterilisasi dengan berbelanja di toko online orami.com yang menjual perlengkapan bayi berkualitas. Bagi yang di daerah Jakarta bisa berbelanja di Jakarta great online sale 2018.

Ganti Dot dan Botol Bayi dengan Adanya 4 Tanda Ini